Ketika anak sudah memasuki usia menjelang toddler yakni usia 1 sampai 3 tahun hingga usia pra sekolah biasanya anak akan mulai mengenal gadget atau gawai yang digunakan oleh orang tuanya. Hal ini khususnya ialah penggunaan handphone. Di masa-masa ketika anak sudah mulai mengenal handphone hingga kecanduan, akan ada beberapa dampak yang tak jarang akan menghambat pertumbuhannya. Si kecil mulai kecanduan handphone? Yuk, simak tips dalam ulasan berikut!
Anak usia toddler atau usia pra sekolah biasa juga disebut dengan balita. Dikutip dari buku The Montessori Toddler karya Simone Davies balita adalah manusia yang disalahpahami. Orang-orang menganggap balita sulit ditangani. Tidak banyak contoh baik mengenai bagaimana menghadapi balita dengan cara penuh kasih, sabar dan mendukung.
Masih dikutip dari buku yang sama, mereka dijuluki “the terrible two”–usia 2 tahun yang parah. Mereka tidak mau mendengarkan. Mereka terus-menerus melempar semua barang.
Dewasa ini ketika orang tua telah mulai menemukan kesulitan saat mengasuh anaknya. Memberikan gadget berupa handphone pun dianggap menjadi solusi agar anak menjadi anteng. Alhasil pola tersebut terus menerus dianggap menjadi solusi sehingga anak pun akhirnya menjadi kecanduan handphone.
Menurut Kwan kecanduan gadget merupakan perilaku yang kecanduan gadget merupakan perilaku yang maladaptif dengan ciri penggunaan gadget berlebihan, kesulitan untuk mengontrol dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Sulit mengatasi anak yang sudah kecanduan gadget? Berikut tips yang dapat dilakukan.
Tips Mengatasi Anak Kecanduan Gadget Handphone
1. Jadilah orangtua yang dapat memberikan contoh yang baik
Menurut Jurnal Analisis Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini terbitan Universitas Pendidikan Indonesia karya Nur Sri Rahayu, orang tua merupakan orang dewasa yang paling dekat dengan anak untuk belajar banyak hal, sikap dan perilaku orang tua akan dilihat dan ditiru anak, orang tua juga harus memastikan bahwa anak-anaknya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, mencegah agar tidak adanya hal yang dapat menyebabkan gangguan terhadap tumbuh kembang anak, memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi dengan baik.
Agar anak dapat meneladani sikap-sikap yang patut dicontoh oleh anak. Orang tua pun perlu turut bersikap hati-hati dan bijak terkait penggunaan handphone. Singkatnya, perilaku anak yang candu terhadap penggunaan handphone bisa jadi disebabkan oleh adanya contoh sikap yang ditunjukkan oleh orang tua terkait penggunaan handphone.
2. Tetapkan wilayah bebas handphone dan buat jadwal penggunaan handphone
Buatlah peraturan tentang wilayah bebas handphone di rumah. Misalnya jadikan wilayah ruang tamu, dapur dan ruang-ruang yang menjadi tempat berkumpulnya keluarga sebagai tempat yang dilarang untuk penggunaan handphone. Untuk itu, solusi membuat jadwal penggunaan handphone juga patut dipertimbangkan untuk diterapkan.
3. Hindari penggunaan handphone di depan anak
Perlunya sikap untuk menjadi orang tua yang dapat memberikan teladan yang baik bagi anak, dapat dimulai dengan cara tidak menggunakan handphone di depan anak. Pola pengasuhan anak yang dilakukan sambil bermain gadget dapat membuat proses pengasuhan anak menjadi terdistraksi.
Mengutip temuan studi yang didapat oleh UCI Health, Peneliti UC Irvine telah menemukan bahwa perawatan orang tua yang kerap mengalami distraksi atau terbagi perhatiannya oleh hal-hal yang berasal dari gadgetnya, akan berpengaruh pada kesehatan otak anak.
Penelitian ini mengungkapkan, bahwa perawatan orangtua yang terbagi karena main handphone dapat mengganggu perkembangan otak bayi, yang dapat menyebabkan gangguan emosional di kemudian hari.
4. Batasi waktu penggunaan handphone untuk anak
Diketahui para ahli menyarankan waktu maksimal anak mengakses gadget adalah 1–2 jam per hari. Berikut ini adalah durasi anak main gadget yang disarankan berdasarkan usianya:
- Anak usia di bawah 2 tahun disarankan sama sekali tidak diberi akses pada gadget. Jika benar-benar diperlukan, anak usia di atas 1,5 tahun dapat mengakses gadget dengan didampingi orang tua dan tidak lebih dari 1 jam per hari.
- Anak usia 2–5 tahun disarankan mengakses gadget hanya 1 jam per hari, itu pun sebaiknya program yang berkualitas.
- Anak usia 6 tahun ke atas boleh bermain gadget, tapi dengan waktu yang sudah disepakati bersama orang tua, misalnya hanya pada akhir pekan atau maksimal 2 jam per hari.
5. Terapkan komunikasi yang baik
Jika semua hal-hal di atas sudah diterapkan maka pertahankanlah pola komunikasi yang baik. Daripada menggunakan handphone, lebih baik mengajak anak bercengkrama, berbincang-bincang tentang hal yang dianggap menarik bagi anak. Sambil bercengkrama dengan anak, mulailah berbicara tentang dampak negatif dari kecanduan gadget secara perlahan-lahan.
6. Arahkan perhatian anak
Arahkan anak dengan aktivitas bermain yang menyenangkan dan lebih interaktif. Lebih baik mengedepankan aktivitas-aktivitas permainan yang menggugah dan menimbulkan efek kegembiraan terhadap anak.
Contoh permainan interaktif yang dapat dilakukan dengan anak misalnya ialah main lego, monopoli, menyusun puzzle dan sebagainya. Jika orang tua mulai ingin melakukan banyak hal dengan anak menggunakan perlengkapan kebutuhan wadah mainan anak yang serbaguna dan lebih interaktif, hal tersebut bisa dimulai dengan cara menyediakan KUBO Kids sebagai sarana storage box interaktif dengan karakter unik dan menggemaskan.
Empat varian KUBO Kids yang dapat dijadikan wadah mainan yang interaktif bagi hubungan anak dan orang tua ialah sebagai berikut
- KUBO KIDS Baabaa / Domba Farm Series ukuran 35 x 35 x 35 CM berfungsi sebagai
kotak penyimpanan edukatif yang membantu merangsang sentuhan sensorik, keterampilan motorik, dan berpikir logis untuk anak.
- KUBO KIDS Moomoo / Sapi Farm Series ukuran 35 x 35 x 35 CM berfungsi untuk kotak penyimpanan edukatif yang membantu merangsang keterampilan motorik dan kecerdasan visual spasial untuk anak-anak.
- KUBO KIDS Kukoo / Ayam Farm Series ukuran 35 x 35 x 35 CM berfungsi untuk kotak penyimpanan edukatif yang membantu merangsang perkembangan penglihatan warna dan keterampilan motorik untuk anak-anak.
- KUBO KIDS Buubuu / Babi Farm Series ukuran 35 x 35 x 35 CM berfungsi sebagai kotak penyimpanan edukatif yang membantu merangsang sentuhan sensorik, motorik keterampilan dan kecerdasan emosional.
Keunggulan dari memiliki storage box atau kotak penyimpanan KUBO Kids adalah sebagai berikut
-Mudah dirakit & memiliki tutup
-Ketika tidak digunakan dan ingin menghemat ruang, cukup lipat saja
-Anti air: bisa dicuci, kubo menggunakan insert dari alvaboard
-Eco-friendly: menggunakan material plastik polypropylene hasil daur ulang (emisi rendah)
-Mudah dibersihkan: bahan kubo terbuat dari nylon yang tebal sehingga tidak mudah rusak dan lebih kuat
Varian koleksi KUBO Kids yang dapat membantu anak menjadi lebih interaktif agar meminimalisir kecanduan gadget dapat dibeli di shopee, blibli, lazada, bukalapak, tokopedia, Zalora dan TikTok shop.
